Pembangunan Pagar Pelabuhan Kontener Ditolak Warga


TOBELO- Masyarakat Desa Rawajaya kembali menolak pembangunan pagar pembantas  yang dibangun Sahbandar Tobelo di lingkungan RT 1.
Pagar yang rencananya dibangun sepanjang dua meter itu, dikeluhkan lantaran akan menutup akses warga untuk kepantai saat akan melaut.

"Penutupan jalan pintas para nelayan ini terkesan mendadak. Apalagi sebelumnya sudah ada surat kesepakatan antara pihak Sahbandar dengan warga untuk tidak melanjutkan pembangunan pagar sebelum ada titik temu," ujar Tamrin salah satu warga Rawajaya.

Terpisah,  Noh Said, Kepala Lalulintas dan Angkutan Laut dan Pelayanan Jasa, Syahbandar Tobelo, mengatakan, penutupan akses dengan membangun pagar pembatas ini semata-mata untuk menjaga asset pelabuhan kontener, "Kami tutup pagar untuk menjaga aset kontener," ujarnya.
Oil
Sebaliknya, untuk akses keluar masuk ke pelabuhan, sudah dibangun jalan umum di bagian selatan.(RH)
Pemuda dan masyarakat yang melakukan aksi penolakan, Senin 14/5

Komentar