Tobelo-Komunitas Pemuda Rawajaya Pantai (KPRP) terus berupaya merangkul masyarakat dalam membangun desa. Lewat rapat rutin yang digelar Kamis (26/4) malam tadi, ada beberapa poin yang disepakati, mulai dari pemantapan rencana pembentukan tim ronda malam, hingga rencana membuat posko "Bacirita Rakyat".
Kepala Komunitas Pemuda Rawajaya Pantai, Ilham Krois mengatakan tujuan dibuatnya posko "Bacarita Rakyat" ini, agar pemuda, pelajar, dan masyarakat lebih mudah dalam memberikan saran dan masukan terkait kepemudaan dan pembangunan di Desa Rawajaya. Ini terbuka untuk umum, siapa saja bisa berkunjung, selanjutnya agar kita bisa bekerjasama membangun desa, kata dia".
Terkait rencana ronda malam atau siskamling, Ketua Divisi Pendidikan Pembinaan dan kebudayaan (PPK) Iwan Laisa, meminta agar program Kambtimas secepatnya dijalankan sesuai dengan perencanaan dan kesepakatan sebelumnya. Kita tinggal membangun komunikasi dengan pihak kepolisian agar segala yang kurang bisa teratasi, jelasnya".
Kepolisian sudah mendukung dan siap memberikan pelatihan dan pembinaan kepada kita. Ini tujuannya agar bisa meminimalisir kenakalan remaja, terutama pemuda yang masih pelajar, itu jam 22.00 sudah tidak berkeliaran lagi di luar rumah, tutupnya".(humas)
Kepala Komunitas Pemuda Rawajaya Pantai, Ilham Krois mengatakan tujuan dibuatnya posko "Bacarita Rakyat" ini, agar pemuda, pelajar, dan masyarakat lebih mudah dalam memberikan saran dan masukan terkait kepemudaan dan pembangunan di Desa Rawajaya. Ini terbuka untuk umum, siapa saja bisa berkunjung, selanjutnya agar kita bisa bekerjasama membangun desa, kata dia".
Terkait rencana ronda malam atau siskamling, Ketua Divisi Pendidikan Pembinaan dan kebudayaan (PPK) Iwan Laisa, meminta agar program Kambtimas secepatnya dijalankan sesuai dengan perencanaan dan kesepakatan sebelumnya. Kita tinggal membangun komunikasi dengan pihak kepolisian agar segala yang kurang bisa teratasi, jelasnya".
Kepolisian sudah mendukung dan siap memberikan pelatihan dan pembinaan kepada kita. Ini tujuannya agar bisa meminimalisir kenakalan remaja, terutama pemuda yang masih pelajar, itu jam 22.00 sudah tidak berkeliaran lagi di luar rumah, tutupnya".(humas)

Komentar
Posting Komentar