TOBELO-
Komunitas Pemuda Rawajaya Pantai (KPRP), Sabtu (03/02), gelar Musyawarah Besar
(Mubes) I untuk membahas AD/ART dan tata tertib (Tatib) organisasi serta
pembahasan garis besar program kerja tahun ini (2018).
Mubes yang
mengusung tema "Dari Semangat Pemuda Torang Membangun Desa Rawajaya",
ini digelar di halaman Masjid Nurul Bahri, Desa Rawajaya Kecamatan Tobelo.
Sementara peserta yang hadir dari pemerintah desa dan seluruh anggota KPRP.
Sekretaris
BPD Rawajaya Irwan Ismail mewakili pemdes dalam sambutannya mengapresiasi niat
positif pemuda Rawajaya Pantai yang telah membentuk sebuah komunitas untuk
mengisi pembangunan dari berbagai aspek.
Berbagai
aspek dimaksud di sini adalah untuk memaksimalkan kegiatan religi dan olahraga
di tingkat pemuda guna mencegah pergaulan bebas, kenakalan remaja termasuk
menanggkal peredaran narkoba.
"Komunitas
ini cukup memberikan kontribusi besar di Desa Rawajaya terbukti dengan berbagai
program sosial yang sudah dilaksakan," ujar dia.
Dia juga
berharap dengan disahkannya AD/ART, KPRP kedepan akan semakin baik dan
bersinergi dengan pemerintah desa dalam mendukung program-program pembangunan.
Sementara
itu, Ketua KPRP Ilham Korois mengatakan, selain untuk mengisi
pembangunan, tujuan dibentuknya organisasi ini tidak lain untuk
meningkatkan dan menyambung tali siaturahmi khususnya bagi kalangan remaja dan
pemuda di Desa Rawajaya.
"Tentu
dengan adanya berbagai kegiatan baik yang sudah dilaksanakan maupun yang
direncanakan ke depan diharapkan akan dirasakan manfaatnya. Selain itu, kita
bisa mengenal satu sama lain, yang belum kenal jadi kenal, yang kurang akrab
jadi akrab, yang sudah akrab jadi tambah akrab," ungkapnya.
Dia juga
berharap, KPRP jangan dijadikan wadah untuk persoalan-persoalan yang kurang
baik ataupun menyimpang di mata masyarakat, "Ayolah kita bersama-sama
melangkah dalam satu visi dan misi. Karena Pemuda hari ini adalah pemimpin di
hari esok. Dan melalui wadah ini akan melahirkan pemuda dan pemudi yang
agresif, inovatif, dan produktif," lanjut dia.
Terpisah
Ketua Panitia Mubes Sahrul Hamam mengatakan, kegiatan ini tujuannya untuk
membahas AD/ART, tatib organisasi dan pembahasan garis besar program kerja KPRP
tahun 2018. Tujuannya agar kegiatan yang dirancang bisa terukur.
"Terima
kasih kepada semua pihak atas dukungannya, sehingga kegiatan yang berlansung
hingga Minggu malam bisa terlaksana dengan baik," timpal dia. Lanjut dia,
tidak banyak perubahan di dalam kesepakatan saat mubes, yakni
di dalam
Struktur, sekretaris I menjadi sekretaris umum, Bendahara I mnjdi Bendahra
umum, Bidang menjadi Divisi dan Kordinator mnjd ketua divisi.
Kemudian di
dalam juga disepakati bahwa jika ada anggota yang melanggar norma, etika,
asusila maupun melakukan tindakan SARA maka diberi saknsi lisan tulisan jika
tidak diindahkan mka akan dikeluarkan dari KPRP.
Dana kas
KPRP juga digunakan sepenuhnya untuk keperluan organisasi dan kegiatan sosial
kemanusiaan," tutupnya.(humas)

Komentar
Posting Komentar