KPRP Bahas Program Kerja


Tobelo-Pasca terbentuk dan sudah melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) ke-I beberapa waktu lalu, Komunitas Pemuda Rawajaya Pantai (KPRP), Minggu (25/02) pekan kemarin, melaksanakan Raker (rapat kerja) membahas program kerja masing-masing divisi dirangkaikan dengan pembubaran panitia Mubes. Raker yang dilaksanakan di Pulau Kumo ini, tujuannya untuk memaparkan program kerja Tahun 2018 yang sudah diatur dalam mubes. 

Sekretaris Umum KPRP, Muhammad Ris Me, mengatakan meskipun komunitas ini hanya pada tingkat pemuda Desa tapi harus diatur dan diarahkan dengan baik supaya paling tidak bisa meningkatkan kreatifitas pemuda, sehingga dengan sendirinya pemuda betul-betul paham dan terlatih dalam berorganisasi. Maka, di dalam komunitas/organisasi semua anggota harus aktif, ketika divisi lingkungan hidup fokus pada kebersihan dan keindahan kampung, maka divisi lain juga harus ada program,” ungkap dia memberi contoh.

Proker ini penting dan harus ditaati, harus kompak mengingat KPRP dibentuk untuk mempersatukan pemuda dan harus memberi dampak perubahan di tubuh pemuda Rawajaya, sebagaimana motto KPRP “yang belum kenal jadi kenal, yang sudah kenal makin akrab dan yang sudah akrab makin tambah akrab”. Tentunya kita harus jauhkan hal-hal yang bisa memecah persatuan pemuda, terutama pada momen politik ini. 

Jangan sekali-kali membahas atau bawa-bawa nama KPRP dalam urusan politik,” tegasnya. Seraya mengatakan ketika ada yang melanggar, tidak laksanakan program kerja dan jelas sudah menyimpang dari AD/ART maka akan disanksi bahkan dikeluarkan dari komunitas ini. Hal ini sengaja saya tegaskan kembali karena ada oknum anggota KPRP yang diduga sengaja mengiring dan membawa bawa nama komunitas ke rana politik,”tutupnya.(humas)



Komentar